
Ketika hujan turun, aku selalu berterima kasih. Berterima kasih kepada hujan, karena telah memberiku kesempatan untuk melamun. Bagiku, saat hujan adalah saat yang tepat untuk melamun. Melihat
tetesan hujan dari jendela yang terlihat seperti memaksa untuk masuk tapi terhalang kaca jendela. Menatap kumpulan tetesannya yang bersatu menjadi sebuah aliran air menuruni kaca jendela, seolah mereka tak lagi ada harapan untuk masuk, dan rela untuk luruh jatuh ke tanah.
Entah mengapa, hujan yang datang beramai-ramai itu hanya menghadirkan sepi. Apakah hujan terdiri atas 1% air + 99% kesepian? Jika benar begitu, yang tersisa hanya 100% kenangan.
Namun, bahkan setelah hujan berhenti pun kesepian itu tak kunjung luruh bersama aliran air hujan? Masih tetap menggantung seperti tetesan embun di pucuk daun.

Category
- Cerpen lucu (2)
- Download Game Gratis (7)
- geografi (7)
- Kata - Kata Gombal (1)
- kumpulan cerpen (7)
- Lain-lain (1)
- Solusi pengembangan (1)
- teknologi dan aplikasi (3)
- tutorial blog (8)
Entri Populer
-
"Jari kamu bagus ya,?kok bisa ? apalagi kalo ada jari aku di sela-selanya" "Kita ke toko bunga yuk! | Mau beli apa? | Beli ...
-
Ketika hujan turun, aku selalu berterima kasih. Berterima kasih kepada hujan, karena telah memberiku kesempatan untuk melamun. Bagiku, sa...
-
Assassin’s Creed Revelations Mobile Phone | Games | Review best mobile game of the year 2011 Assassin’s Creed Revelations now available ...
You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "
Diberdayakan oleh Blogger.
Blog Roll
"...".."
Sambutan
Selasa, 10 April 2012
Hujan, Sepi dan Kenangan
Diposting oleh
Dhavidhz
di
4/10/2012 07:03:00 PM
Label: kumpulan cerpen
Langganan:
Posting Komentar (Atom)























0 komentar:
Posting Komentar